Langsung ke konten utama

TUGAS 5

STUDI EMPIRIS 

Studi empiris adalah studi yang dilakukan berdasarkan data2 eksperimental hasil pengamatan, pengalaman, trial and error (uji coba), juga menggunakan ke 5 panca indera manusia (penglihatan, perasa, penciuman, pendengaran, sentuhan) dan bukan secara teoritis & spekulasi, lebih untuk ilmu pengetahuan dan penelitian.

CONTOH
Di SMK Negeri 1 Pasarwajo dan SMA Negeri 3 Pasarwajo yang keduanya berlokasi di jalan Poros Lasalimu merupakan salah satu kawasan pendidikan yang berada dekat dengan jalan raya. Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang tingkat kebisingan akibat lalu lintas berdasarkan rumus empirik dan data lapangan, pengaruh kebisingan lalu lintas terhadap proses belajar mengajar di sekolah, membandingkan tingkat kebisingan yang terjadi dengan baku tingkat kebisingan yang diijinkan, usaha penanganan yang sesuai dengan tingkat permasalahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran kebisingan secara langsung dengan alat Sound Level Meter dan perhitungan dengan metode empirik berdasarkan jumlah arus lalu lintas yang lewat di depan sekolah. Pengambilan data dilakukan selama 3 hari yaitu Senin, Rabu dan Sabtu, yang setiap harinya dilakukan mulai pukul 08.00 – 13.00 WIB. Data tersebut terdiri dari arus lalu lintas, waktu tempuh, intensitas kebisingan, kuisioner. Nilai tingkat kebisingan yang diperoleh tersebut telah melebihi Baku Tingkat Kebisingan yang diijinkan sebesar 55 dB(A) untuk kawasan pendidikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RINGKASAN SKRIPSI

PENDAHULUAN  Perkembangan suatu wilayah sangat diperlukan oleh sistem transportasi, karena sistem transportasi menyangkut pergerakan manusia dan barang. Perencanaan transportasi memiliki peranan sangat penting terhadap perkembangan sosial ekonomi masyarakat. Pembangunan di Kota Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan dengan pesatnya pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Sejalan dengan itu, kebutuhan akan sarana dan prasarana perhubungan yang baik sebagai pendukung kegiatan ekonomi cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pertambahan volume lalu lintas menyebabkan terjadinya penambahan kepadatan lalu lintas yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan akan menimbulkan masalah seperti kemacetan serta terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat dapat mengganggu tingkat kinerja atau pelayanan dari jalan tersebut. Penggunaan rute jalan yang lebih pendek jarak tempuhnya selalu dicari oleh setiap pemakai jalan. ruas Jala...