Langsung ke konten utama

TUGAS 7

METODE SURVEI LALU LINTAS

Untuk mendapatkan informasi besaran arus lalu lintas perlu dilakukan survei untuk mendapatkan data yang representatif mengenai besaran arus lalu lintas. Besaran arus lalu lintas dipengaruhi oleh waktu, musim (musim hujan atau musim kemarau ataupun musim hari-hari besar keagamaan), hari pelaksanaan survei(hari pasar), pusat kegiatan, perumahan ataupun pada daerah wisata dan berbagai faktor lainnya; jenis kendaraan yang berlalu lintas (klasifikasi kendaraan);


Sunting

Informasi yang dikumpulkan meliputi:
  • Arus pada ruas
  • Pergerakan dipersimpangan
  • Arus lalu lintas
  • Komposisi kendaraan
  • Volume jam puncak (VJP)
  • Lalu lintas Harian Rata-rata (LHR)


Suntin

Ada dua metode yang biasanya digunakan untuk melakukan survey, yaitu
  1. Survei manual dengan menggunakan tenaga surveyor untuk menghitung arus lalu lintas yang melalui suatu potong jalan, survey ini membutuhkan biaya tenaga kerja yang besar, tapi dapat dilakukan dengan mudah. Permasalahan yang ditemukan dengan survai yang dilakukan secara manual adalah keakuratan dari hasil survai yang sangat tergantung kepada motivasi surveyor yang melakukan survai.
  2. Survei mekanis/elektronis, merupakan survai yang mempergunakan peralatan mekanis ataupun elektronis untuk mengukur jumlah kendaraan yang melewati suatu potong jalan ataupun kawasan di persimpangan. Peralatan survai yang digunakan berupa:
    1. Tabung pneumatik, merupakan perangkat mekanis pengukur arus lalu lintas dengan menempatkan suatu pipa pneumatik ditempatkan memotong jalan, pengukuran dilakukan bila roda kendaraan yang menginjak tabung yang kemudian direkam,
    2. Loop induksi, merupakan perangkat elektronis yang bekerja atas dasar induksi dari mesin mobil pada saat melewati loop. Loop ditanam dibawah permukaan jalan,
    3. Gelombang infra merah/ultra sonik, merupakan perangkat elektronis yang bekerja dengan memancarkan gelombang infra merah ataupun ultrasonik ke kendaraan yang lewat. Dengan metode ini selain besar arus juga dapat diklasifikasi serta kecepatan lalu lintas,
    4. Kamera video, yang digunakan dengan mengubah data menjadi terukur dalam prosesor. Dengan metode ini selain besar arus juga dapat diklasifikasi serta kecepatan lalu lintas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS 4

KECEPATAN KEPADATAN ARUS LALU LINTAS Aliran lalu lintas pada suatu ruas jalan  raya terdapat 3 (tiga) variabel utama yang  digunakan untuk mengetahui karakteristik arus  lalu lintas, yaitu :  1. Volume (flow), yaitu jumlah kendaraan yang  melewati suatu titik tinjau tertentu pada suatu  ruas jalan per satuan waktu tertentu.  2. Kecepatan (speed), yaitu jarak yang dapat  ditempuh suatu kendaraan pada ruas jalan  per satuan waktu.  3. Kepadatan (density), yaitu jumlah kendaraan p er satuan panjang jalan tertentu.  Variabel-variabel tersebut memiliki  hubungan antara satu dengan lainnya. H ubungan antara volume, kecepatan dan  kepadatan dapat digambarkan secara grafis  dengan menggunakan persamaan matermatis.  Hubungan volume – Kecepatan   Hubungan mendasar antara volume dan  kecepatan adalah dengan bertambahnya  volume lalu lintas maka kecepatan rata-rata  ruan...

TUGAS 10

ANALISIS DATA  SURVEY LALU LINTAS 4.1 Analisis Data Volume Lalu Lintas  Volume dihitung dengan Rumus 2.1 :  t n Q = kemudian volume dikonversikan satuannya menjadi smp dengan rumus :  smp = jumlah kendaraan * emp  Perhitungan dilakukan dalam Tabel 4.1 sampai 4.5 seperti berikut :  Tabel 4.5 Volume Total Kendaraan Untuk Kedua Arah (Dengan Delman)  Waktu Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Total  Pengamatan Sepeda MotorKend. RinganKend. Berat Angkot Delman (smp)  Kend smp Kend smp kend smp kend smp kend smp  06.30-07.30 1652 826 596 596 34 44,2 66 66 136 108,8 1641  06.45-07.45 1860 930 615 615 30 39 61 61 143 114,4 1759,4 07.00-08.00 1829 914,5 570 570 22 28,6 62 62 133 106,4 1681,5 07.15-08.15 1658 829 538 538 20 26 59 59 122 97,6 1549,6 07.30-08.30 1392 696 548 548 26 33,8 55 55 123 98,4 1431,2 Volume terbesar untuk kedua arah pada pagi hari adalah antara pukul  06.45 - 07.45 denga...

RINGKASAN SKRIPSI

PENDAHULUAN  Perkembangan suatu wilayah sangat diperlukan oleh sistem transportasi, karena sistem transportasi menyangkut pergerakan manusia dan barang. Perencanaan transportasi memiliki peranan sangat penting terhadap perkembangan sosial ekonomi masyarakat. Pembangunan di Kota Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah terus mengalami peningkatan dengan pesatnya pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakatnya. Sejalan dengan itu, kebutuhan akan sarana dan prasarana perhubungan yang baik sebagai pendukung kegiatan ekonomi cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pertambahan volume lalu lintas menyebabkan terjadinya penambahan kepadatan lalu lintas yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan akan menimbulkan masalah seperti kemacetan serta terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat dapat mengganggu tingkat kinerja atau pelayanan dari jalan tersebut. Penggunaan rute jalan yang lebih pendek jarak tempuhnya selalu dicari oleh setiap pemakai jalan. ruas Jala...